MENGAPA ORANG TIDAK MENGAKUI REINKARNASI

Oleh Luh Parni

Pada ajaran dewi Kunti nan ayu disebutkan bahwa dalam kehidupan dewata sesudah kematian, ada pula kesempatan untuk membebaskan diri dari perputaran kelahiran sebagai perempuan dan kematian yang dialami berulang kali hingga kita dapat mencapai kehidupan yang kekal. Tetapi oleh karena kita terbiasa menerima badan kosong berulang kali sejak dahulu kala, sulit sekali kita memikirkan sebuah kehidupan yang kekal.

Keberadaan kehidupan penuh dengan material begitu banyak memberikan kesulitan sehingga mungkin ada orang yang berpikir, bahwa jika ada kehidupan yang kekal, maka kehidupan kekal itu pasti penuh kesulitan pula.

Banyak kejadian di masyarakat bahwa ketika perempuan nan ayu mendapatkan suatu beban kehidupan teramat berat yang tidak dapat dipecahkan, tidak ada penyelesaiannya sehingga menemukan jalan buntu akan berujung ingin mengakhiri masa hidupnya dengan jalan bunuh diri agar dapat lari dari permasalahan yang sedang ada.

Demikian pula kehidupan material sangat menyiksa sehingga dalam keadaan frustasi, seseorang apalagi perempuan yang berhati lembut nan ayu akan mulai menjadi orang penganut filsafat kehampaan atau menjadi impersonalis dan berusaha menolak aksistensinya dengan anggapan bahwa segala sesuatu adalah hampa. Hampa adalah kosong, kosong berarti tidak membuahkan hasil, dalam kodisi nol dan tidak bergerak atau tetap jalan di tempat.

Akan tetapi menjadi kosong dan hampa tidaklah mungkin serta tidak ada gunanya karena ada keterikatan material walaupaun banyak menimbulkan kesulitan, dan dari sisnilah selalu ada keinginan, permohonan untuk dapat kembali pada dunia kesulitan material. Mungkin jika dengan tulus dan ihklas keluar dari alam kesulitan material maka akan dapat ditemukan kehidupan yang sejati. Kehidupan sejati akan terlepas dari seluruh ikatan keduniawian sehingga akan mendapatkan kehidupan yang langgeng apalagi sebagai perempuan dalam alam dewata nan ayu.

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>