Oleh Luh Parni
Pada ajaran dewi Kunti nan ayu disebutkan bahwa dalam kehidupan dewata sesudah kematian, ada pula kesempatan untuk membebaskan diri dari perputaran kelahiran sebagai perempuan dan kematian yang dialami berulang kali hingga kita dapat mencapai kehidupan yang kekal. Tetapi oleh karena kita terbiasa menerima badan kosong berulang kali sejak dahulu kala, sulit sekali kita [...]
