TRENNYA PUASA

Oleh Luh Parni

Ada banyak alasan mengapa harus berpuasa, sekarang puasa banyak dilakukan karena gaya hidup. Banyak hal dilakukan dengan serba instant, sehingga kita semua tidak akan terlepas dari berbagai racun yang terkandung dalam makanan, dari bahan perasa buatan, penyedap rasa dan pengawet agar makanan tidak cepat menjadi rusak dan busuk.

Bisa kita bayangkan sejak mulai berada di alam dewata nan ayu, sejak saat itupula sudah terjadi pengendapan racun dalam tubuh, bagaimana bisa menjadi sehat jika tumpukan racun setiap hari selalu bertambah.

Secara umum puasa selalu dikaitkan dengan agama, namun sebenarnya tidaklah demikian. Puasa diartikan tidak melakukan kegiatan apapun, diam, tidak beraktifitas atau dibuat diri berada pada titik nol, bukan hanya mengosongkan perut saja, termasuk semua kegiatan dihentikan. Tetapi puasa dilakukan tergantung apa maksud dan tujuannya. Ada beberapa jenis puasa diantaranya :

  • Puasa latar belakang terbesar adalah Agama. Setiap agama di manapun penganutnya mengenal dan wajib hukumnya melakukan puasa, karena merupakan perintah, petunjuk agama itu sendiri yang bertujuan untuk penyucian jiwa. Lamanya melakukan puasa tergantung dari perintah agama masing – masing.
  • Puasa karena latar belakang penyakit, mempunyai tujuan penyembuhan. Sangat diyakini bahwa dengan puasa akan terjadi proses penyembuhan. Ada beberapa dokter terkenal meyakini proses awal penyembuhan melalui puasa dan itu diharuskan jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal
  • Puasa karena latar belakang ekonomi. Mereka kalangan minus ekonomi melakukan puasa karena tidak ada apa untuk mereka makan. Bukan untuk penyembuhan atau bukan untuk alasan agama sebagai penyucian jiwa melainkan memang tidak mempunyai apa lagi sehingga mereka rela berpuasa demi untuk mempertahankan hidup.
  • Puasa karena latar belakang social, dilakukan karena ada rasa empaty tinggi untuk dapat merasakan apa yang mereka rasakan seperti haus dan lapar. Jadi dengan tindakan puasa tersebut timbul keyakinan dapat turut merasakan penderitaan yang orang lain rasakan.
  • Puasa karena latar belakang politik. Hal ini dilakukan karena adanya gejolak politik di kalangan masyarakat. Tidak jarang mereka para pendukung salah satu dari partai sebagai idolanya mau melakukan puasa secara sukarela demi dukungannya. Begitu pula ada yang mau dibayar demi untuk puasa sebagai dukungan pada salah satu partai walaupun mereka tidak mengidolakannya. Melainkan karena paktor uang yang mereka inginkan.
  • Puasa karena tren. Puasa yang terakhir ini adalah bukan karena unsur apa – apa melainkan karena untuk menjaga penampilan. Biasanya banyak dilakukan dikalangan perempuan dewata nan ayu yang mencintai akan kecantikan diri,  dengan melakukan puasa penampilan, sexy tetap terawat. Hampir semua perempuan selalu ingin tampil tetap cantik dan ayu sehingga dengan sukarela berpuasa dan mengurangi asupan makanan hanya semata – mata ingin tetap tampil cantik. Jadi tujuan puasa karena tren lebih menekankan hanya untuk kecantikan.

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>